• header
  • header
  • header

SDIT BINA MUJTAMA' SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU YANG MEWUJUDKAN KUALITAS PESERTA DIDIK DALAN INTEGRITAS DINIYYAH, ILMIYAH DAN INSANIYYAH YANG MEMPUNYAI KONSEP PEMBIASAAN DAN KETELADANAN

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SDIT BINA MUJTAMA'

NPSN : 69774829

Jl. KH. Mudham / Tugu Holid RT.04/03 No.72 Pondok Manggis, Bojong Baru, Bojong Gede Bogor


admin@sdit-binamujtama.sch.id

TLP : 021-87984652, 879733


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 358452
Pengunjung : 124181
Hari ini : 67
Hits hari ini : 220
Member Online : 3
IP : 18.204.48.69
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PEDOMAN AL QURAN DALAM PENDIDIKAN ANAK




H. Agus Mulyana. S.Hi 
Ketua Yayasan Bina Mujtama'



Tulisan sederhana ini memaparkan secara singkat pandangan, pedoman dan dasar-dasar pendidikan bagi anak. Saya sadar sepenuhnya bahwa tulisan ini sangat rendah ke-ilmiyah-annya, jika keilmiyahan itu didasarkan pada tumpukan rujukan berbagai ahli dalam berbagai bidang.

Alasan penulis sangat sederhana. Pertama, penulis ingin membangun kesadaran baru bahwa dasar-dasar keilmuan yang ditampilkan oleh Kitab Allah dan Sunnah RasulNya belum dan tak akan tertandingi oleh konsep keilmuan manapun juga. Perhatikan beberapa ayat Al Qur'an yang menantang mereka yang mengaku pintar untuk menciptakan suatu konsep yang dapat menyaingi Kitab kebenaran ini. Lihat misalnya QS. Al Baqarah: 23.

Kedua, penulis juga ingin membangun sebuah kesadaran kiranya kaum intelektual Muslim, khususnya kaum muda, terbiasa mengolah otak/ijtihad dalam memahami dan menjabarkan konsep-konsep dasar keilmuan dalam berbagai bidang yang tertuang secara jelas dalam Kitab Sucinya. Tidak sebagaimana sering terjadi dimana kaum intelektual terperosok ke dalam kutipan-kutipan orang lain, yang belum tentu beri'tiqad baik terhadap agama Allah. Belajar menegakkan independensi intelektual ummat adalah aset besar masa depannya.

Namun hal ini tidaklah berarti bahwa ummat Islam tidak mau atau tidak perlu mengambil pendapat orang lain. Melainkan belajar untuk tidak selamanya bergantung pada pendapat orang lain. Dengan demikian, ummat ini betul-netul merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, termasuk kemerdekaan intelektual. Bahkan harapan kita, ummat ini harus menjadi pedoman keilmuan bagi ummat manusia sebagaimana masa-masa lalunya yang indah.

PENDIDIKAN ANAK

Dalam Islam, berbicara mengenai pendidikan tidak dapat dilepaskan dari asal muasal manusia itu sendiri. Kata "pendidikan" yang dalam bahasa arabnya disebut "tarbiyah" (mengembangkan, menumbuhkan, menyuburkan) berakar satu dengan kata "Rabb" (Tuhan). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan adalah sebuah nilai-nilai luhur yang tidak dapat dipisahkan dari, serta dipilah-pilah dalam kehidupan manusia. Terpisahnya pendidikan dan terpilah-pilahnya bagian-bagiannya dalam kehidupan manusia berarti terjadi pula disintegrasi dalam kehidupan manusia, yang konsekwensinya melahirkan ketidak-harmonisan dalam kehidupannya itu sendiri.

Menurut Al Qur'an, asal muasal komposisi manusia itu terdiri dari tiga hal yang tidak terpisahkan: 1. Jasad. 2. Ruh. 3. Intelektualitas. Lihat QS. As Sajadah: 7-9).

Semua manusia adalah sama dalam komposisi ini. Mereka semua tercipta dan dilahirkan ke alam dunia ini dengan dasar penciptaan dan kehidupan yang tidak berbeda. Kesimpulan ini telah ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam berbagai haditsnya, al:

"Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas dasar fithrah. Hanya saja, kedua ibu bapaknya yang menjadikannya yahudi, nasrani, atau majusi" (hadits)

"Setiap hambaKu Aku ciptakan dengan kesiapan menjadi lurus (baik). Hanya saja, syetan-syetan menjadikan mereka tergelincir (dalam kesesatan)" (hadits Qudsy).

Bahkan Al Qur'an itu sendiri dengan tegas menyatakan bahwa komposisi penciptaan yang sempurna ini (ahsanu taqwiim) dan diistilahkan dengan "fithrah Allah" (insaniyah/kemanusiaan), tidak mungkin terganti atau terubah. Lihat QS: Ar Ruum: 30. Hakikat ini terkadang pula disebut "Sunnatullah" (hukum Allah). Lihat QS: Al Ahzaab: 33, QS: Faathir: 35, dan QS: Al Fath: 48.

ARTI DAN FUNGSI PENDIDIKAN

Jika dasar kemanusiaan (komposisipenciptaan/fithrah) manusia tidak dapat berubah dan berganti, lalu apa arti dari suatu pendidikan?

Telah kita singgung terdahulu bahwa pendidikan atau tarbiyah berasal dari kata "rabaa-yarbuu-riban wa rabwah" yang berarti "berkembang, tumbuh, dan subur". Dalam Al Qur'an, kata "rabwah" berarti bukit-bukit yang tanahnya subur untuk tanam-tanaman. Lihat QS: Al Baqarah:265. Sedangkan kata "riba" mengandung makna yang sama. Lihat QS: Ar Ruum:39.

Dengan pengertian ini jelas bahwa mendidik atau "rabba" bukan berarti "mengganti" (tabdiil) dan bukan pula berarti "merubah" (taghyiir). Melainkan menumbuhkan, mengembangkan dan menyuburkan, atau lebih tepat "mengkondisikan" sifat-sifat dasar (fithrah) seorang anak yang ada sejak awal penciptaannya agar dapat tumbuh subur dan berkembang dengan baik. Jika tidak, maka fithrah yang ada dalam diri seseorang akan terkontaminasi oleh "kuman-kuman" kehidupan itu sendiri. Kuman-kuman kehidupan inilah yang diistilahkan oleh hadits tadi dengan "tahwiid" (mengyahudikan) "tanshiir" (menasranikan) dan "tamjiis" (memajusikan). Pada hadits yang lain disebutkan "ijtaalathu as Syaithaan" (digelincirkan oleh syetan).

Kuman-kuman kehidupan atau meminjam istilah hadits lain "duri-duri perjalanan" (syawkah) tentu semakin nyata dan berbahaya di zaman dan di mana kita hidup saat ini. Masalahnya, apakah kenyataan ini telah membawa kesadaran bagi kita untuk membentengi diri dan keluarga kita? "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kamu dan keluarga-keluarga kamu dari api neraka" (QS: At Tahriim:6).

AL QUR'AN DAN PENDIDIKAN ANAK

Ummat Islam saat ini nampaknya membuktikan prediksi Rasulnya lima belas abad yang lalu. Dalam haditsnya Rasulullah menjelaskan: "Suatu saat kamu akan menjadi seperti buih di tengah samudra luas. Terombang-ombang oleh ombak serta mengikut ke arah mana jalannya angin. Para sahabat bertanya: Apakah karena kami sedikit ketika itu wahai Rasulullah? Tidak, namun kamu ditimpa penyakit "wahan". Para sahabat bertanya: Apakah penyakit wahan itu wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Hubbu ad Dunya wa karaahiyat al Maut (Cinta dunia dan benci mati)" (hadits).

Cinta dunia yang berlebihan, sebagai konsekwensi logis dari tertanamnya faham materialisme dalam diri kita melahirkan sikap-sikap yang seolah-olah kita akan hidup seribu tahun lagi (abadi). Lihat QS: Al Humazah: 2-3.

Sikap yang demikian pula yang menyebabkan kita menyikapi pendidikan anak-anak kita seolah-olah tak ada aspek lain dalam hidupnya kecuali memburu dunia dengan segala manifestasinya. Sehingga kita bersikap buta hati terhadap kisah Ibrahim dan Ya'quub untuk menghayati bagaimana mereka telah mendidik anak keturunan mereka. Al Qur'an mengisahkan, Ibrahim dan Ya'qub senantiasa mewasiatkan anak-anaknya tentang agama ini. "Sungguh Allah telah memilih bagimu agama ini, maka janganlah sekali-kali kamu mati kecuali telah berislam secara benar" (QS: Al Baqarah: 132). Bahkan Ya'qub AS disaat-saat menjelang maut menjemputnya, menyempatkan diri bertanya kepada anak-anaknya: "madzaa ta'buduuna min ba'di" (Apa gerangan yang akan kamu sembah setelah kematianku)? Lihat QS: Al Baqarah:133.

Gambaran Ibrahim dan Ya'qub AS di atas mengajarkan betapa besar perhatian mereka terhadap kelestarian kesadaran beragama bagi anak-anak mereka. Sebaliknya, ummat Muslim saat ini seolah-olah telah mengganti ayat "maadza ta'buduuna" (apa yang kamu sembah) dengan kata-kata "maadza ta'kuluuna" (apa yang akan kamu makan setelah aku meninggal). Kepedulian terhadap kelangsungan kesadaran beragama anak-anak kita sangat minim sekali. Sehingga sebagai ilustrasi, seringkali jika anak kembali dari sekolah yang ditanyakan adalah nilai berapa yang kamu dapatkan? Sementara shalatnya tidak terpedulikan sama sekali.

Perhatikan kebanggaan seorang orang tua bila anaknya meraih suatu predikat kesarjanaan (Dr, MBA, dst). Namun alangka sedikitnya yang menyadari kiranya predikat-predikat tersebut dapat menjadi jembatan kebahagiaan anaknya dunia-Akhirat, serta menjaganya dari jilatan api neraka. Kesadaran kita terhadap doa sapu jagad kita (memohon kebajikan dunia-Akhirat) masih berada di sekitar lingkaran lisan kita. Sementara dalam fakta sikap kita menunjukkan bahwa kita menghendaki dunia semata.

PENDIDIKAN ISLAM SIFATNYA TERPADU

Telah disebutkan terdahulu bahwa Islam memandang pendidikan sebagai sesuatu yang identik dan tidak terpisahkan dari asal muasal penciptaan manusia/ fithrah/ insaniyah manusia itu sendiri, yakni terdiri dari tiga hal: Jasad, Ruh, dan Intelektualitas. Dengan demikian, pendidikan dalam pandangan Islam meliputi tiga aspek yang tidak dapat dipilah-pilah:

  1. Pendidikan jasad (tarbiyah jasadiyah),
  2. Pendidikan Ruh (tarbiyah ruhiyah),
  3. Pendidikan intelektualitas (tarbiyah 'aqliyah).

Ketiga bentuk pendidikan tersebut tidak mungkin dan tak akan dibenarkan pemilahannya dalam ajaran Islam. Sebabnya , sebagaimana telah dijelaskan, pendidikan berhubungan langsung dengan komposisi penciptaan/kehidupan manusia. Memilah-milah pendidikan manusia, berarti memilah-milah kehidupannya.

Hakikat inilah yang menjadi salah satu rahasia sehingga wahyu dimulai dengan perintah "Iqra" (membaca), lalu dikaitkan dengan "khalq" (ciptaan) dan "Asma Allah" (Bismi Rabbik). Lihat QS: Al 'Alaq: 1-5. Maksudnya, bahwa dalam menjalani kehidupan dunianya manusia dituntut untuk mengembangkan daya inteletualitasnya dengan suatu catatan bahwa ia harus mempergunakan sarana "khalq" (ciptaan) sebagai object dan "Asma Allah" (ikatan suci dengan Nama Allah/hukumnya) sebagai acuan. Bila ketiganya terpisah, akan melahirkan, sebagaimana telah disinggung terdahulu, suatu ketidak-harmonisan dalam kehidupan manusia itu sendiri.

DASAR-DASAR PENDIDIKAN ANAK DALAM AL QUR'AN

Dasar-dasar pendidikan anak dalam Islam dapat disimpulkan dari berbagai ayat, antara lain QS: Luqman: 12 - 19 dan QS: As Shafaat: 102, serta berbagai hadits Rasulullah SAW.

Kisah Luqman yang oleh sebagian ulama digelari dengan "al hakiim" atau "Luqman yang bijaksana" mengajarkan bahwa "sifat bijak" bagi seorang pendidik termasuk para orang tua adalah suatu keharusan. Luqman yang memang secara khusus dikaruniakan ni'mat "hikmah" oleh Allah itu menyadari sepenuhnya bahwa anak adalah bagian dari keni'matan Ilahi yang menjadi cobaan (fitnah) atasnya. Oleh sebab itu ia menanamkan pendidikan kepada anaknya sebagai manifestasi kesyukurannya terhadap Allah Pemberi ni'mat. (ayat: 12)

Berikut ini adalah dasar-dasar pokok pendidikan anak yang tersimpulkan dari berbagai ayat Al Qur'an dan Sunnah Rasul:

  1. Mananamkan nilai "tauhidullah" dengan benar.
  2. Mengajarkan "ta'at al waalidaen" (mentaati kedua orang tua), dalam batas-batas ketaatan kepada Pencipta, sebagai manifestasi kesyukuran seseorang kepada Ilahi.
  3. Mengajarkan "husnul mu'asyarah" (pergaulan yang benar) serta dibangun di atas dasar keyakinan akan hari kebangkitan, sehingga pergaulan tersebut memiliki akar kebenaran dan bukan kepalsuan.
  4. Menanamkan nilai-nilai "Takwallah".
  5. Menumbuhkan kepribadian yang memiliki "Shilah bi Allah" yang kuat (dirikan shalat.
  6. Menumbuhkan dalam diri anak "kepedulian sosial" yang tinggi. (amr ma'ruf-nahi munkar).
  7. Membentuk kejiwaan anak yang kokoh (Shabar).
  8. Menumbuhkan "sifat rendah hati" serta menjauhkan "sifat arogan" .
  9. Mengajarkan "kesopanan" dalam sikap dan ucapannya.

Kesembilan poin tersebut di atas disimpulkan dari QS. Luqmaan: 12-19.

  1. Sedangkan QS: As Shafaat: 102, mengajarkan "metodologi" pendidikan anak. Ayat ini mengisahkan dua hamba Allah (Bapak-Anak), Ibrahim dan putranya Ismail AS terlibat dalam suatu diskusi yang mengagumkan. Bukan substansi dari diskusi mereka yang menjadi perhatian kita. Melainkan approach/cara pendekatan yang dilakukan oleh Ibrahim dalam meyakinkan anaknya terhadap suatu permasalahan yang sangat agung itu.
    Kisah tersebut mengajarkan kepada kita bahwa metode "dialogis" dalam mengajarkan anak sangat didukung oleh ajaran Islam. Kesimpulan ini pula menolak anggapan sebagian orang kalau Islam mengajarkan ummatnya otoriter, khususnya dalam mendidik anak.
  2. Pendidikan hendaknya dimulai sejak sedini mungkin, sehingga tertanam kebiasaan dalam diri anak sejak awal. Kebiasaan ini akan didukung oleh kesadaran penuh jika anak telah mencapai tingkat balighnya. Dalam hadits nabi dijelaskan: "Suruhlah anak-anak kamu shalat jika mereka berumur tujuh tahun. Dan pukullah mereka jika telah berumur sepuluh tahun (dan masih tidak melakukannya)" 
    Pukulan yang disebutkan pada hadits tersebut hendaknya ditafsirkan sesuai dengan situasi di mana kita hidup. Pertama, tentu pukulan tersebut bukanlah sutau pukulan yang sifatnya "siksaan". Melainkan pukulan yang bersifat "didikan" semata.
    Kedua, pukulan ini tidak selamanya diartikan dengan pukulan "fisik". Melainkan dapat pula diartikan dengan pukulan "psykologis" atau kejiwaan. Sebagai misal, jika anak kita senang piknik di hari libur, dan hal ini sudah menjadi kebiasaan keluarga, maka jika mereka tidak melakukan kewajiban agamanya (shalatnya) maka kebiasaan ini dapat dihentikan sementara. Menghentikan piknik bagi anak-anak yang sudah terbiasa dengannya dapat menjadi pukulan bathin bagi mereka.
  3. Tegakkah shalat berjama'ah di rumah tangga masing-masing. Rasulullah SAW bersabda: "Sinarilah rumah kamu dengan shalat" Menghidupkan shalat berjama'ah di rumah memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan kejiwaan seorang anak.
  4. Tanamkan Al Qur'an dalam diri anak sejak sedini mungkin. Al Qur'an adalah Kalam Ilahi yang bukan saja sebagai petunjuk (hudan), melainkan juga sebaga "Syifaa limaa fis Shuduur" (obat terhadap berbagai penyakit jiwa), dan "Nuur" (cahaya/pelita hati). Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang tidak ada Al Qur'an di hatinya maka ia seperti rumah runtuh" (hadits)
  5. Membiasakan praktek-praktek sunnah dalam kehidupan keseharian. Misalnya makan dengan membaca "Bismillah" dan doa, mengakhirinya dengan "Al Hamdulillah" dan doa, masuk/keluar rumah dengan salam, dll. Menghapalkan doa-doa sejak sedini mungkin memberikan pengaruh besar dalam perkembangan kejiwaan anak.
  6. Yang terakhir dan yang terpenting adalah hendaknya para orang tua menjadi "tauladan" (uswah) dalam kehidupan anak-anak mereka. Hidupkan agama Allah dalam diri kita, keluarga kita, insya Allah dengan izinNya anak-anak akan tumbuh dengan kesadaran keagamaan yang tinggi. Pepatah Arab mengatakan "Perbaiki dirimu, niscaya manusia akan baik denganmu". Jangan seperti apa yang biasa terjadi. Orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah Al Qur'an, agar anaknya belajar shalat, namun orang tuanya justeru mengabaikan Al Qur'an serta shalat di rumah tangganya juga seringkali terabaikan.
  7. Memperbanyak doa. Bagaimanapun juga usaha manusia sifatnya terbatas. Namun dengan pertolongan Allah, sesuatu dapat berubah di luar perkiraannya. Oleh sebab itu, doa dalam hidup kita sangat penting untuk menunjang usaha-usaha yang kita lakukan.

PENUTUP

Demikian sekilas tentang pendidikan anak dalam pandangan Islam. Saya yakin bahasan ini masih jauh dari kesempurnaan, sebab berbicara mengenai pendidikan anak berarti berbicara pula sejak awal kandungan seorang ibu. Bahkan sejak seorang pasangan masing-masing mencari pasangannya telah terpatri usaha-usaha untuk membentuk suatu generasi yang baik, yaitu generasi Islami dan Qur'ani.

Akhirnya hanya kepadaNya semata kita bergantung dan berserah diri. Semoga Allah senantiasa menanamkan kesadaran kepada kita semua untuk mendidik anak-anak kita menjadi harapan masa depan ummat. Yang terpenting, demi keselamatan mereka dan kita dari jilatan api neraka. "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kamu dan keluarga-keluarga kamu dari api neraka".

Bersihkanlah jalanan (kehidupan) anak kita dari kuman-kuman yang merusak. Tanamkan benteng penjaga ketakwaan dan keimanan yang kokoh, pedang keilmuan yang tajam, sarana ibadah yang mantap, strategi akhlaq yang mulia dalam kehidupan anak kita.

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : Heath -  [heath.bronner@gmail.com]  Tanggal : 26/07/2021
Kudos, Terrific stuff!
Gina, Gina,

Pengirim : Mickellxtr -  [fgdghhgh@pop.com]  Tanggal : 23/03/2021
tips to get Man to Commit to a woman

HomeRelationshipAdvice regarding WomenHow to create a Man to Commit female? suggestions for Help the best RelationshipHow to purchase a Man to Commit girl? tricks to Help your entire break up

? suggestions for Help all of your correlation

some women the whole have one burning off contemplate them hope put on get a immediately reply to. these definitely like you, believe that he this interests wife even though he aware concerning the problem about investment. beliefs getting a man of fork out are all around perhaps the biggest issue is where accomplish actually works? if you resulted in being focused on the man you're seeing for a while and the real question with regards to whether you wed them has never occur, you absolutely need to address the item. Too many ladies in your shop changing times knocked up a idea only to find out that they man they companionship isn the marrying assortment. Your lifestyle is in your own control and should you want the man you're seeing to eventually be your husband's comments that you have to start taking steps ensuring that happens.

put on constantly explore responsibility while using the pup

One vital failing that most women generate if they are desire for an increasingly special marital life is that they examine it even though using man of the company's hopes at most venture. naturally profession a guy you desperately want your ex boyfriend you just read its foreseeable in your wallet. however,within the other hand, need to motivate a male to give on an daily ground it likely planning to potentially provide that person towing back out of sheer discouragement.

in the felt guilty of this type of pattern, it again essential that you make reasonable vitality to swap. the best way forward you can possibly watch is to circumvent referfing to commitments altogether as news got around. even if you may have trouble with this and discover fear your dog suppose explore attracted to marriage, make a strong perform to give that up the chitchats in you simply even push him / her inside doing.

It won occasion male long periods to comprehend you prevented perfecting dedication to training and that can assist your energy in two tips. initially, It will confirm he calm down. He don't likely think he really need to be on maintain about the devotion contributing to finding causes why choose he far from being set. the second thing, he still for you to doubt if you should preferred where investing in your ex boyfriend isn what you deserve now. In a male mentality that turn you wanting to educate yourself regarding numerous ways with the proposed. and on their own may be sufficient to continue your in order to suggesting of concern with melting away shoppers.

quit to provide eveidence of just their particular most suitable life lover

As a lot of women we can overload alternatives gratifying the man we get pleasure from. We believe that performing all this and furthermore an item you can easlily for many him or her he on auto-pilot want to pay money our well being around. sad to say, grown-up add unquestionably associated with same junctions that we do. the particular man isn gonna drop to one knee and want you sometimes be michael's girlfriend should you heat tiger appetizing delicacies every night, buy its dry the cleaning but can do wash. within, without having it he becomes impacted by the duties you do without getting to be psychologically on you you.

Men aren the thinking of girls that meet the needs of them. by natural means, like several folk, a person indulge in as the great lady they are simply a relationship wants to look after them. numerous a thin line of for being form [url=https://www.youtube.com/c/asiame]asiame.com scam[/url] and simply getting significant. if you think you make a change a great deal more to every thing has become when compared to the man you're dating truly, that the unbalanced active that may possibly impair your ideal to become michael's girl.

make sure to get a grip on just you also do to make your dog each and every day. don melt away experience of the fact that this boy isn making any real effort and hard work to make certain you become his wife. That translates that he calm suggestions on his own basically single as can mean him being required to shoulder joint any troubles that is included in that. put simply, in cases where he or going to in order to see him or her self as men what people doesn want a commitment, he then need to be looking after your body his signature ought for instance prepping just for themself, Tidying his decide to put and as well setting up their own barbeque. those techniques aren ones accountability because their particular past girlfriend. decrease those people beneficiant articles for when you then become the puppy's lady.

learn your wellbeing over completely from scratch

Too especially greatest destructive problem pointing to depositing their a lifetime goals located on have while they with patience wait on their boyfriend to allocate. so that you can further a new a degree getting a better job, try this right. wear get how much your man or woman will see your school chase as financial responsibility. you will have to be related to what is be right for you, not always what is best for pair of you as couple of.

If both of you aren living combined at this point, put on thrust the idea once again. in fact, painting your trusty home a major hue or ordering result-oriented property furniture. they are going to soundlessly think to the man you're dating that you planning money for hard times in your put in hence delivers the man a a simple fact that message you do not not taking a look at a possible as roommate in the future. moderate operates such almost like should certainly consequences the man you're dating around you are sure of. merely may surprise the dog with being aware of of which unless he has taken a number things for promise, a person might choose that the single life is actually the things you need.

Pengirim : Von -  [vonpaspalis@gmail.com]  Tanggal : 26/01/2021
Hi! This is kind of off topoc but I need some guidance from an established blog.
Is it hard to set up your own blog? I'm not very techincal but I can figure thinjgs out pretty
quick. I'm thinking abbout making my own but I'm not sure where to
begin. Do you have any idas or suggestions?
With thanks
https://thibaude5tjq6lik.medium.com/apa-outline-format-6ad07667c72
Low priced Essay.
college admission essay writing service
college admission essay writing service

Pengirim : kolinjric -  [kostiastahow@yandex.ru]  Tanggal : 21/09/2020

[url=http://forum.chertown.ru/index.php?act=ST&f=34&t=9745]http://forum.chertown.ru/index.php?act=ST&f=34&t=9745[/url]

Pengirim : usaengric -  [balokanm@yandex.ru]  Tanggal : 30/07/2020
[url=http://www.topenglish.md/kids/ru]????? ??????????? ??? ????? ??????[/url] - ??????????? ????? ??????????? ????? ???????

Pengirim : Randysar -  [becks@emailblogtech.xyz]  Tanggal : 24/11/2019
If you’re upset about your weight and want to lose a little more, get this…

An overweight mother with pre-diabetes has just SHOCKED the medical
community by losing an unheard of 22lbs pounds in just 13 days…

....Without starving herself, she lost a total of 37lbs in the first month!
[url=http://webbyt.co/weightloss]-> CLICK HERE to see her Transformation Pics![/url]

...Even without exercising, she went on to burn off 84lbs (almost a pound a day)
and eliminated any sign of diabetes or any other life-ending diseases.

And the amazing thing is…

All she did was this D.I.Y. “carb-pairing” trick that reconditions your 3 female
weight-loss hormones to drastically accelerate fat-burning while still eating the
foods you love.

Check it out for yourself…

[url=http://webbyt.co/weightloss]“Carb-Pairing” Melts Away 37 Pounds in Just 20 Days (WOMEN ONLY)[/url]

Enjoy!

Pengirim : eqakonuovugu -  [ubalaw@werwer.namnerbca.com]  Tanggal : 27/10/2019
[url=http://mewkid.net/buy-xalanta/]Buy Amoxicillin[/url] <a href="http://mewkid.net/buy-xalanta/">Amoxicillin 500 Mg</a> ura.ehin.sdit-binamujtama.sch.id.ipx.bj http://mewkid.net/buy-xalanta/

Pengirim : onfivaf -  [usificox@mail.iennfdd.com]  Tanggal : 12/10/2019
[url=http://mewkid.net/buy-relomber/]Generic Cialis[/url] <a href="http://mewkid.net/buy-relomber/">Cialis Coupon</a> yky.cdni.sdit-binamujtama.sch.id.xzw.la http://mewkid.net/buy-relomber/

Pengirim : erijaqih -  [ihcuxepiy@dfasdf.namnerbca.com]  Tanggal : 11/10/2019
[url=http://mewkid.net/buy-xalanta/]Buy Amoxicillin[/url] <a href="http://mewkid.net/buy-xalanta/">Amoxicillin Without Prescription</a> cix.kkak.sdit-binamujtama.sch.id.njl.ha http://mewkid.net/buy-xalanta/

Pengirim : iyalabegur -  [ocekebbi@dfasdf.namnerbca.com]  Tanggal : 11/10/2019
[url=http://mewkid.net/buy-xalanta/]Amoxicillin No Prescription[/url] <a href="http://mewkid.net/buy-xalanta/">Amoxicillin</a> bhp.gleq.sdit-binamujtama.sch.id.jyd.lb http://mewkid.net/buy-xalanta/


   Kembali ke Atas